Perubahan iklim jadi salah satu isu lingkungan yang semakin terasa dampaknya. Terutama akibat seringnya muncul fenomena cuaca ekstrem di berbagai wilayah. Biar begitu, rupanya masih cukup banyak yang belum tahu apa saja penyebab perubahan iklim global.
Padahal banyak di antara faktor penyebab tersebut yang kita lakukan sehari-hari. Sehingga tanpa disadari ikut memperburuk dampak perubahan iklim. Yuk, simak apa saja penyebab dan dampak perubahan iklim.

Penyebab Perubahan Iklim Global
Perubahan iklim global adalah perubahan jangka panjang pada suhu, presipitasi, dan aspek-aspek sistem iklim bumi lain. Penyebabnya terdiri dari berbagai faktor, meliputi:
1. Gas Rumah Kaca
Gas rumah kaca merujuk pada jenis gas yang dapat memerangkap panas pada atmosfer bumi. Termasuk sebagai gas rumah kaca utama yaitu karbondioksia (CO2), metana (CH4), dinitrogen oksida (N2O), dan chlorofluorocarbon (CFC).
Keberadaan gas rumah kaca bisa terjadi secara alami. Namun, berbagai aktivitas manusia telah menyebabkan peningkatan emisi gas rumah kaca secara signifikan.
Emisi gas rumah kaca yang menjadi penyebab perubahan iklim global yang utama yaitu pembakaran bahan bakar fosil untuk industri, transportasi, dan pembangkit listrik.
2. Deforestasi
Deforestasi atau penebangan hutan juga berkaitan erat dengan perubahan iklim. Soalnya, hutan memegang peran krusial untuk menyerap CO2 di atmosfer.
Praktik pembukaan lahan dengan pembakaran hutan juga menambah kadar CO2 di atmosfer. Alhasil, penebangan hutan menimbulkan peningkatan pada suhu global.
3. Pertanian dan Peternakan
Aktivitas dalam sektor pertanian dan peternakan juga termasuk faktor penyebab perubahan iklim global. Apalagi jika pertanian melibatkan pembukaan hutan untuk menjadi lahan budidaya.
Bukan itu saja, sektor pertanian dan peternakan merupakan penghasil emisi gas rumah kaca CH4 dan N2O.
4. Faktor Alami
Faktor alami yang termasuk sebagai penyebab perubahan iklim global adalah radiasi matahari dan erupsi gunung berapi.
Ada kalanya radiasi sinar matahari mengalami peningkatan energi, sehingga menyebabkan cuaca panas. Namun, dampaknya bersifat sementara dan relatif kecil. Demikian pula halnya dengan erupsi gunung berapi yang mempengaruhi suhu.
Dampak Perubahan Iklim
Perubahan iklim menimbulkan berbagai dampak yang mempengaruhi kehidupan manusia dan makhluk hidup lain. Berikut beberapa dampaknya:
1. Suhu Lebih Panas
Salah satu dampak paling terasa yaitu suhu siang hari yang lebih panas. Hal masih berkaitan dengan gas rumah kaca yang jadi penyebab perubahan iklim global.
Peningkatan suhu global telah terjadi sejak masa revolusi industri pada 1980-an. Setiap dekade tercatat suhu global lebih panas daripada sebelumnya.
Puncaknya terjadi pada tahun 2015-2024, dengan suhu rata-rata global mencapai 1,55 derajat C lebih tinggi dari masa sebelum revolusi industri.
2. Cuaca Ekstrem
Cuaca ekstrem yang sering melanda belakangan juga merupakan dampak dari perubahan iklim. Contoh cuaca ekstrem akibat perubahan iklim antara lain badai yang lebih kuat, gelombang panas, kebakaran hutan, banjir, dan kekeringan berat.
3. Kekurangan Pangan
Peningkatan suhu dan cuaca ekstrem bisa mengarah pada kekurangan stok pangan. Pasalnya, dua hal tersebut bisa menyebabkan penurunan produktivitas pertanian. Sebagai contoh sederhana, terjadi kekeringan berat sehingga petani gagal panen.
4. Kepunahan Spesies
Bukan cuma manusia, berbagai makhluk hidup lain juga ikut terkena dampak perubahan iklim. Beberapa spesies bahkan berisiko mengalami kepunahan karena meningkatnya ancaman, seperti cuaca ekstrem dan penyebaran penyakit invasif.
Itulah beberapa penyebab perubahan iklim global dan dampaknya yang perlu kamu ketahui. Mengingat dampak kerusakan lingkungan yang signifikan, penting bagi kita untuk mengurangi penyebab sebisa mungkin.
